Rak Gondola untuk Minimarket buku AL ABBAS Malang - Jawa Timur

Posted by Unknown Senin, 23 November 2015 0 komentar
Rak gondola/ rak minimarket/ rak supermarket/ rak swalayan/ rak toko untuk Toko Buku Graha AL-ABBAS di Malang - Jawa Timur



Baca Selengkapnya ....

Minimarket di Jl. Kertanegara - Kebalenan - Banyuwangi Kebalenan

Posted by Unknown Kamis, 19 November 2015 0 komentar
Minimarket di Jl. Kertanegara - Kebalenan - Banyuwangi Kebalenan



Baca Selengkapnya ....

Customer Toko Baru di Jember - Jawa Timur

Posted by Unknown Rabu, 18 November 2015 0 komentar
Tampilan rak minimarket/ rak gondola double 120cm & Rak End 120 cm. Dan rak rak minimarket/ rak gondola single tinggi 150 cm untuk sisi dinding.
Rak rak minimarket/ rak gondola/ rak supermarket/ rak swalayan/ rak toko warna orange.

Baca Selengkapnya ....

Rak untuk Baby Shop di Perumahan Mutiara Citra Graha - Sidoarjo - Jawa Timur

Posted by Unknown Senin, 02 November 2015 0 komentar




Baby shop di Perumahan Mutiara Citra Graha - Sidoarjo - Jawa Timur
Tiang Rak Minimarket warna hijau dengan price card warna orange.
Untuk mendisplay produk menjadi lebih menarik..

Baca Selengkapnya ....

BISNIS RETAIL

Posted by Unknown Kamis, 01 Oktober 2015 0 komentar





I. APA YANG DISEBUT BISNIS RITEL?

• Suatu usaha yang menjual jasa atau barang untuk memenuhi kebutuhan pribadi, keluarga atau rumah tangga.
• Dengan definisi di atas, usaha-usaha seperti salon, tailor, drycleaning/binatu adalah juga termasuk bisnis ritel, sedangkan usaha yang menjual usaha industri/pabrikan bukan termasuk dalam bisnis ritel.
• Tapi dalam perkembangannya, insan pelaku ritel juga menjual produk-produk dalam jumlah besar, sebaliknya pedagang besar juga menjual eceran.

II. JENIS USAHA RITEL
A. BERDASARKAN CARA PELAYANAN
1. Layanan terbatas, biasanya tidak swalayan/self service, biasanya disebut Independent Retail, antara lain :
• Kios Rokok
• Toko-toko P&D
Toko pengecer di jalan umum/perumahan
Toko pengecer di dekat/didalam pasar
2. Layanan Swalayan
• Supermarket
• Minimarket
• Hypermarket

B. BERDASARKAN LINI PRODUK YANG DIJUAL
• Speciality shop (hody shop, guardian, chairmart, optik, pet shop)
• Departement store (Metro, Rimo, Ramayana, Matahari, dll)
• Supermarket (Hero, Super Indo, Top’s, dll)
• Minimarket/grocery store (Toko Minimart, Indomaret, Pasar Prima, Waroeng, Ceriamart, Go Smart, Starmart, Mini Market Independen Operator)
• Covenience store (AM PM, Cirde K)
• Super Store/Hypermarket (Carrefour, Super…..)

C. BERDASARKAN PENEKANAN RELATIF HARGA
• Discount Store (Toko TGR, Makro, Indoglosir)

D. BERDASARKAN PENGENDALIAN TOKO
• Warehouse Club Store (Price club)
• Cooperation (Koperasi)
• Organisasi Waralaba (Franchise Indomaret, Toko Minimart)

III. PEMAIN UTAMA BISNIS RITEL DI INDONESIA

• PESAING LANGSUNG
- Minimarket / Grocery store
• Indomaret • Pasar Prima • Go Smart
• Hemat • Ceria Mart • Toko Mart
• Waroeng • Starmart • Alfa Mart

- Convenience Store
• AM PM • Circle K

- Supermarket
• Super Indo • Top’s • Diamond • Dbest

- Hypermarket
• Carrefour • Giant

• PESAING TIDAK LANGSUNG

Karena pada kenyataannya pelaksanaan bisnis wholesalers yang seharusnya menjual dalam partai besar, tetapi juga menjual semacam eceran, maka yang menjadi pesaing tidak langsung antara lain :
• Makro
• Goro
• Toko TGR
• Indogrosir


IV. APA YANG HAKIKI DARI BISNIS RITEL ?

• karena Bisnis Ritel pada umumnya mendapat laba kotor (gross margin) yang rendah dan berhubungan langsung dengan konsumen akhir (end user), maka sebenarnya bisnis ritel adalah :
- BISNIS EFISIENSI
- BISNIS PELAYANAN




Baca Selengkapnya ....

Rak Chiki/ Snack Single Market untuk Minimarket, Supermarket, Swalayan, dan Toko

Posted by Unknown Rabu, 23 September 2015 0 komentar
Rak Chiki/ Rak Snack Single Market untuk Minimarket, Supermarket, Swalayan, dan Toko.

Rak chiki/ rak snack single market atau satu sisi biasanya ini untuk diletakkan di sisi dinding.


Baca Selengkapnya ....

Manajemen Retail Modern

Posted by Unknown Rabu, 16 September 2015 0 komentar
Sumber : http://wartawarga.gunadarma.ac.id/

Dalam konsep retail modern, entitas bisnis retail harus dipandang sebagai satu bagian atau mata rantai sistem distribusi barang dari hulu ke hilir. Sebagai perantara antar supplier / distributor dengan konsumen akhir. Karakteristik bisnis retail ditandai dengan adanya penjualan dalam unit terkecil dan dalam partai kecil (small enough quantity) dan adanya impulse buying, serta faktor kondisi toko yang sangat berpengaruh terhadap citra toko.

Kesuksesan suatu entitas bisnis retail dalam penempatan posisinya dipasar, baik pasar konsumsi maupun pasar sumberdaya, sangat dipengaruhi kekuatan dalam faktor internalnya. Faktor internal tersebut, antara lain aspek asets, aspek financial, aspek human resources dan aspek mercendise. Keempat aspek tersebut saling terkait dan memperkuat satu sama lainnya sehingga tidak ada pilihan lain kecuali memperkuat performance kesemua aspek tersebut.

Selain aspek keempat internal tersebut, posisi pasar entitas bisnis retail di kedua sisi pasar (pasar sumberdaya dan pasar konsumsi) juga sangat ditentukan oleh beberapa factor lainnya. Factor-faktor tersebut adalah (1) orientasi pasar, (2) kemampuan bersaing / posisi persaingan, (3) penguasaan informasi dan teknologi, dan (4) kemampuannya untuk menempatkan diri sesuai tuntutan pasar global.

Retail merchandising sebagai suatu pengejantawahan kekuatan internal entitas bisnis retail, dalam konteks kekinian didefinisikan sebagai rangkaian upaya peretail, untuk dalam penyaluran barang dan jasa dari produsen, supplier / distributor ke konsumen akhir sesuai dengan kebutuhannya. Pendekatan yang dilakukan adalah melalui suatu bentuk kolaborasi aksi secara simultan dengan supplier dalam format system pasokan dan pengelolaan kategori barang yang berorientasi pada kebutuhan konsumen.

Ada 4 fungsi dalam retail merchandising, yaitu pembelian (purchasing), kondifikasi (manajemen data), penanganan barang dagangan dan fingsi penjualan. Fungsi pembelian terkait dengan upaya pengadaan barang melalui hubungan bisnis yang dijalin dengan para supplier. Orientasi fungsi ini adalah pada sisi pasar sumberdaya. Fungsi kondifikasi terkait dengan segenap upaya pengelolaan data barang dengan prinsip category management. Fungsi penanganan barang dagangan terkait dengan segenap upaya yang dilakukan dalam proses keluar-masuknya barang dalam inventory toko. Sedangkan fungsi penjualan berorientasi kepada pasar konsumsi yang merupakan sumber pendapatan dan keuntungan.

Fungsi penanganan barang dagangan meliputi segenap proses yang dimulai dengan proses pemesanan (ordering), penerimaan (receiving), pengambilan barang ke supplier (returning), pemusnahan barang tidak layak jual dan tidak bisa retur (un-saleable & returnable items), dan proses transaksi internal. Sebagai sebuah rangkaian proses, keseluruhan proses keluar-masuknya barang dapat diformulasi dalam konsep keseimbangan inventory, dan turunannya, yaitu konsep pengendalian inventory dan perumusan perhitungan jumlah order barang. Lebih lanjut lagi, konsep keseimbangan ini memungkinkan dilakukannya pengukuran terhadap keberhasilan proses penanganan barang.

Baca Selengkapnya ....

Meja Kasir

Meja Kasir
Tersedia Panjang 125 cm, 150 cm, & 180 cm

Rak Supermarket Tinggi 150 cm

Rak Supermarket Tinggi 150 cm
Rak Supermarket/ Minimarket Double Starting & Adjoining

Rak Supermarket Tinggi 120 cm

Rak Supermarket Tinggi 120 cm
Rak Supermarket/ Minimarket Single & Double
Template by Cara Membuat Email | Copyright of CV. Surya Rakindo.